Yayasan Baruga Cipta sebagai mitra ACCESS Phase II berhasil menggelar lokalatih penguatan Forum Desa Siaga, di Desa Panakkukang Kecamatan Pallangga (7-8/10). Lokalatih digelar di Balai Pertemuan Desa Panakkukang, diikuti sebanyak 12 peserta terdiri dari 3 orang pengurus FDS dan 9 orang kader desa. Fasilitator pada lokalatih tersebut dari Dinas Kesehatan Kab. Gowa, Zainal Untung SKM, M.Kes.
Lokalatih tersebut digelar selama 2 hari dalam rangka penguatan Forum Desa Siaga, dengan tujuan mewujudkan Desa Siaga yang peduli dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan di wilayahnya dan membangun dukungan dan peran aktif masyarakat serta para pemangku kebijakan dalam pelaksanaan Desa Siaga yang partisipatif. Lokalatih tersebut memperlihatkan keterlibatan aktif kaum perempuan dalam menyampaikan pendapat dan sharing informasi sebagai kader desa.
Ada tujuh kriteria desa siaga, yakni memiliki sarana kesehatan yang memadai seperti pos kesehatan desa (poskesdes) dengan tenaga bidan minimal 1 orang, memiliki posyandu yang aktif, memiliki sistem pengamatan penyakit dan gizi buruk, memiliki sistem kewaspadaan terhadap bencana dan kegawat-daruratan, memiliki masyarakat yang sadar gizi, dan melaksanakan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Di akhir lokalatih disepakati rencana tindak lanjut (RTL) antara pengurus Forum Desa Siaga dan pemangku kebijakan di sektor kesehatan serta LSM untuk pelaksanaan desa siaga yag partisipatif di Desa Panakkukang, diantaranya promosi kesehatan, pelatihan penyuluhan bagi kader desa, pertemuan rutin forum desa siaga, MMD tentang dana sehat, pengurusan KK dan KTP bagi warga miskin yang belum memiliki Jamkesmas, dan pencetakan brosur penyuluhan. Rencana yang telah disusun tersebut merupakan kebutuhan bagi kualitas pelayanan kesehatan dasar termasuk didalamnya kesehatan reproduksi di Desa Panakkukang, yang rencananya akan dijalankan secara bertahap mulai bulan Oktober dengan pendampingan oleh YBC.
“Kita berharap agar semua pihak mendukung penguatan forum desa siaga untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dasar dan pemahaman kesehatan reproduksi melalui dukungan semua pihak guna pelaksanaan Desa Siaga yang partisipatif”, ungkap Hatta selaku koordinator program.
Selanjutnya lokalatih ini akan dilaksanakan pula secara bertahap di 12 desa dampingan YBC, diantaranya Kelurahan Bontomanai, Kelurahan Pattapang, Kelurahan Bulutana, Desa Bontomanai, Desa Jenemadinging, Kelurahan Kalebajeng, Kelurahan Pangkabinanga, Kelurahan Paccinongang, Keluarahan Samata, Desa Sengka, dan Desa Tanrara. (aci)

0 komentar:
Posting Komentar